Valentine, No; Muludan, Yes
February 10, 2011 Leave a Comment
Pada abad ke 16 Masehi, perayaan Valentine yang semula merupakan ritual milik agama Kristen Katolik telah berangsur-angsur bergeser, yang semula untuk memperingati kematian santo Valentine dan Marius telah bergeser menjadi hari ? Jamuan Kasih Sayang? Yang disebut sebagai ? Supercalis? Seperti yang dirayakan oleh bangsa Romawi Kuno pada tiap tanggal 15 Pebruari.
Sedangkan pada abad pertengahan di dalam bahasa Perancis- Normandia terdapat kata ?Galentine? yang berasal dari kata Galant yang berarti cinta, persamaan bunyi antara Galentine dan Valentine disinyalir telah memberikan ide kepada orang-orang Eropa bahwa sebaiknya pada tanggal 14 Pebruari digunakan untukmencari pasangan.
Dan kini Valentine telah tersinkretisasi dengan peradaban Barat. Valentine telah menjadi bentuk pesta hura-hura, symbol modernitas, sekedar simbol cinta, dan sudah mulai bernuansa pergaulan bebas dan seks bebas. Read more of this post














Sapa